Jajanan Tradisional

Gerobak Sederhana menjadi kuliner favorit bogor

Cungkring Pak Jumat menjadi salah satu kuliner khas Bogor yang tetap bertahan sejak puluhan tahun lalu. Perpaduan kikil sapi, lontong, bumbu kacang, dan tempe goreng menghadirkan cita rasa tradisional yang masih dicari hingga sekarang.

Tentang Cungkring Pak Jumat

Cungkring merupakan kuliner khas Bogor yang berbahan dasar kikil sapi dan disajikan dengan lontong serta bumbu kacang khas. Nama “cungkring” sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti kurus, merujuk pada penjualnya pada masa dahulu.

Kuliner ini mulai dikenal luas sejak dijajakan menggunakan gerobak sederhana di kawasan Surya Kencana. Hingga kini, Cungkring Pak Jumat tetap menjadi salah satu ikon kuliner legendaris Bogor yang ramal dikunjungi wisatawan maupun warga lokal.

Terbuat dari apa?

Bir Kotjok dibuat dari bahan-bahan alami pilihan, seperti

Kikil Sapi

Bagian utama cungkring yang memiliki tekstur kenyal dan lembut.

Lontong

Pelengkap utama yang membuat hidangan lebih mengenyangkan

Bumbu Kacang

Memiliki rasa gurih, manis, dan sedikit pedas khas Bogor.

Tempe goreng

Menambah tekstur renyah dan cita rasa gurih

Sejarah Singkat

Cungkring dipercaya sudah ada sejak masa kolonial Belanda dan berkembang sebagai makanan rakyat di Bogor. Hidangan ini menjadi populer karena sederhana, mengenyangkan, dan memiliki cita rasa khas dari perpaduan bumbu kacang gurih dengan kikill sapi yang empuk.

Di kawasan Surya Kencana, Cungkring Pak Jumat dikenal sebagal salah satu penerus kuliner tradisional yang masih mempertahankan cita rasa lamanya hingga sekarang.

Jam Operasional

07.00 - 17.00 WIB

Lokasi

Surya Kencana Bogor

Harga

Rp 20.000 - 25.000

Penyajian

Makan di tempat & bungkus

Rasa & Sensasi

Cungkring memiliki perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas dari bumbu kacang khasnya. Tekstur kikil yang kenyal dipadukan dengan tontong lembut dan tempe goreng menciptakan pengalaman makan tradisional yang khas dan berbeda dari kuliner lainnya

Foto Lainnya