Kawasan Surya Kencana kembali dipenuhi ribuan pengunjung saat festival kuliner malam digelar sebagai bagian dari rangkaian promosi wisata Kota Bogor.
Kawasan Surya Kencana kembali dipenuhi ribuan pengunjung saat festival kuliner malam digelar sebagai bagian dari rangkaian promosi wisata Kota Bogor. Event yang berlangsung sepanjang akhir pekan tersebut menghadirkan puluhan hingga ratusan tenant makanan yang memenuhi sisi jalan utama Surken dengan konsep street food khas kota tua.
Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan untuk menikmati suasana malam Surya Kencana yang berbeda dari biasanya. Lampu tenant yang menyala terang, aroma makanan yang bercampur di udara, suara pedagang menawarkan menu, serta keramaian pengunjung menciptakan suasana khas festival jalanan yang terasa hidup dan padat. Banyak warga menyebut event seperti ini membuat Surken kembali menunjukkan identitasnya sebagai pusat wisata kuliner legendaris Kota Bogor.
Festival kuliner ini menghadirkan berbagai jenis makanan mulai dari kuliner khas Bogor, jajanan tradisional, makanan modern, hingga produk UMKM lokal. Pengunjung dapat menemukan makanan seperti laksa Bogor, cungkring, bakso, sate, martabak, jajanan pasar, dessert modern, hingga minuman kekinian dalam satu kawasan tanpa harus berpindah tempat.
Yang membuat festival ini berbeda adalah pengalaman ruang kota yang ditawarkan. Pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga menikmati suasana berjalan kaki di kawasan heritage sambil melihat aktivitas masyarakat dan kehidupan malam Surya Kencana secara langsung. Banyak wisatawan luar kota menganggap suasana seperti ini mulai sulit ditemukan di pusat kuliner modern yang lebih tertutup dan seragam.
Selain menjadi pusat wisata kuliner, festival malam Surya Kencana juga berubah menjadi ruang sosial bagi masyarakat. Banyak keluarga datang bersama anak-anak, komunitas kreatif mengadakan hunting foto, hingga anak muda menjadikan kawasan ini sebagai tempat nongkrong alternatif yang lebih terbuka dibanding kafe biasa.
Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Surken memang mulai mengalami perubahan citra. Jika sebelumnya lebih dikenal sebagai tempat makan legendaris bagi warga lokal, kini Surya Kencana mulai berkembang menjadi destinasi lifestyle urban yang menarik perhatian generasi muda. Faktor visual kawasan menjadi salah satu alasan utamanya. Deretan toko tua, lampu jalan, kabel udara, keramaian kaki lima, dan aktivitas malam menciptakan nuansa street photography yang sangat kuat.
Fenomena tersebut dimanfaatkan banyak pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka melalui media sosial. Tidak sedikit tenant makanan yang mendesain booth dan penyajian makanan mereka agar lebih menarik secara visual demi menarik perhatian pengunjung yang gemar membuat konten digital.
Menurut sejumlah pelaku UMKM, event festival kuliner seperti ini sangat membantu memperluas pasar mereka. Banyak pengunjung yang baru pertama kali mencoba produk lokal akhirnya kembali membeli setelah mengenal makanan tersebut di festival. Beberapa pedagang bahkan mengaku penjualan mereka bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
Namun di balik ramainya festival, beberapa pengamat perkotaan juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas asli Surya Kencana. Mereka menilai perkembangan tenant modern harus tetap memperhatikan karakter heritage kawasan agar Surken tidak kehilangan keunikan yang selama ini menjadi daya tarik utamanya. Jika semua konsep bisnis berubah terlalu modern dan seragam, kawasan ini dikhawatirkan akan kehilangan atmosfer autentik yang justru membuatnya berbeda dari pusat kuliner lain.
Pemerintah Kota Bogor sendiri berharap event festival malam dapat terus memperkuat citra Surya Kencana sebagai pusat wisata kuliner dan budaya kota. Selain membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, acara seperti ini juga dianggap penting untuk menjaga kawasan heritage tetap aktif dan hidup di tengah perkembangan kota yang semakin modern.